Fakir Miskin: Sifat, Pemahaman, Upaya & amp; politik

Definisi orang miskin
Buka baca cepat

Kemiskinan memiliki banyak definisi. Beberapa orang memahami istilah kemiskinan dari perspektif subjektif dan komparatif, sementara yang lain melihatnya dari perspektif moral dan penilaian. Meskipun sebagian besar pemikiran tentang kemiskinan seringkali dikaitkan dengan aspek ekonomi, namun kemiskinan sebenarnya mencakup dimensi material, sosial, budaya, kelembagaan dan struktural. Misalnya, Piven dan Cloward (1993) dan Swanson (2001) menunjukkan bahwa kemiskinan terkait dengan kekurangan materi, pendapatan rendah dan kebutuhan sosial. Secara ekonomi, kemiskinan dapat diartikan sebagai kurangnya sumber daya yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraan sekelompok orang. Dalam konteks ini, sumber daya tidak hanya menyangkut aspek, tetapi juga segala jenis kekayaan yang dapat meningkatkan

kesejahteraan masyarakat dalam arti yang seluas-luasnya.

Fakir-Miskin-Sifat-Pemahaman-Upaya-&-amp;-politik

Berdasarkan konsepsi tersebut, kemiskinan dapat diukur secara langsung dengan menentukan penyediaan sumber daya dengan menggunakan standar baku yang dikenal dengan garis kemiskinan. Metode ini sering disebut sebagai metode pengukuran kemiskinan absolut. Kemiskinan pada hakikatnya mengacu pada keadaan kesengsaraan dan ketidakberdayaan yang dialami seseorang, baik akibat atau ketidakmampuan negara atau masyarakat untuk memberikan perlindungan sosial kepada warganya. Menurut BPS dan Depsos, kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar minimum untuk hidup yang layak. Orang miskin adalah orang yang sama sekali tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar yang layak untuk kemanusiaan, atau orang yang memiliki sumber mata pencaharian tetapi gagal memenuhi kebutuhan dasar yang layak untuk kemanusiaan. Yang dimaksud dengan kebutuhan dasar dalam definisi ini meliputi kebutuhan pangan, sandang, papan, kesehatan dan pendidikan.
Karakteristik keluarga miskin

READ  Perbedaan ‚ÄúDemonstrative Pronoun vs Demonstrative Adjective

Karakteristik orang miskin

Berdasarkan studi SMERU, Suharto (2006: 132) menunjukkan sembilan kriteria yang menjadi ciri kemiskinan, yaitu:

Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dasar (pangan, sandang dan papan);
Ketidakmampuan untuk berbisnis karena cacat fisik atau mental;
Disabilitas dan kerugian sosial (anak terlantar, korban kekerasan dalam rumah tangga, janda miskin, kelompok terpinggirkan dan terisolasi);
Kualitas sumber daya manusia yang buruk (buta huruf, pendidikan dan keterampilan yang buruk, penyakit) dan sumber daya alam yang terbatas (tanah tandus, tempat terpencil, infrastruktur jalan yang kurang, listrik, air);
Kerentanan terhadap guncangan individu (pendapatan dan kekayaan rendah) atau masif (modal sosial rendah, fasilitas umum kurang);
Kurangnya akses ke pekerjaan dan mata pencaharian yang layak dan berkelanjutan;
Kurangnya akses terhadap kebutuhan dasar hidup lainnya (kesehatan, pendidikan, sanitasi, air bersih dan transportasi);
Kurangnya jaminan masa depan (karena kurangnya investasi dalam pendidikan dan keluarga atau kurangnya perlindungan sosial dari negara dan masyarakat);
Pelepasan dan kegiatan sosial masyarakat.

Baca lebih lanjut: Tes Wartegg

Pahami orang miskin

Kemiskinan dipahami dengan berbagai cara. Pengertian utamanya meliputi, yaitu:

Deskripsi tentang kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan sehari-hari akan makanan, sandang, papan, dan layanan kesehatan. Kemiskinan dalam pengertian ini dipahami sebagai kurangnya barang dan jasa dasar.
Deskripsi kebutuhan sosial, termasuk pengucilan sosial, ketergantungan dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Ini termasuk pendidikan dan informasi. Pengucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan karena mencakup masalah politik dan moral dan tidak terbatas pada bidang ekonomi. Gambaran kemiskinan semacam ini lebih mudah ditangani daripada dua gambaran lainnya.
Deskripsi kurangnya pendapatan dan kekayaan yang memadai. Arti “pantas” di sini sangat bervariasi antara sektor politik dan ekonomi dunia. Deskripsi ini dapat diatasi dengan mencari item pendapatan di luar profesi secara halal. Pengecualiannya adalah pelarangan di lembaga tempatnya bekerja.

READ  Asam amino: Pengertian, Fungsi, Jenis, Sumber, Klasifikasi

Upaya untuk memecahkan masalah orang miskin

Upaya penyelesaian masalah masyarakat miskin harus dilakukan dengan latar belakang penyebab kemiskinan. Secara regional, daerah yang menjadi kantong atau gugus kemiskinan dapat dibedakan menjadi dua yaitu daerah tertinggal dan daerah tertinggal. Daerah tertinggal menghadapi kemiskinan

 

LIHAT JUGA :

https://rollingstone.co.id/
https://www.gurupendidikan.co.id/
https://www.dosenpendidikan.co.id/
https://www.kuliahbahasainggris.com/
https://www.sekolahbahasainggris.co.id/
https://www.ilmubahasainggris.com/
https://www.dulurtekno.co.id/
https://teknosentrik.com/
https://www.mobifrance.com/